Senin, 01 Agustus 2011

Dokter sembuhkan penyakit TBC pada diriku!!!

Echy:     "Dokter, please sembuhkan penyakit TBC yang menyerangku ini!!!".
Dokter:  "Nanti malam yach!"
Echy:     "Loh kog nanti malam, apa hubungannya dok?".
Dokter:  "Nanti malam, saya mau beli aromanis buat anak saya"
Echy:     "5gh7bhF#&...."
Dokter:  "Aromanis tu manis, anak saya berumur 5 tahun, dia suka banget dengan aromanis, dan aku...."
Echy:     "Dan aku nggak mao dnger cerita Dokter, yang ku mao dokter sembuhkan penyakit TBC itu.       TITIK."
Dokter:  "tapi u harus tahu dulu tentang anakku"
Echy:     "Why???"
Dokter:  "Anakku itu suka aromanis..."
Echy:     "anakku berumur 5 tahun, dia suka banget dengan aromanis...itu kan kalimat yang akan Dokter ulang-ulang pada saya. Dok, anak dokter tu berumur 5 tahun, dan nggak ada hubungannya untukn bisa nyembuhkan     penyakit TBCku ini".
Dokter:  "Siapa bilang?"
Echy:     "Saya"
Dokter:  "Tahu nggak tetangga sebelahku?"
Echy:     "Manalah ku tahu, memang tetangga petugas sensus apa.
Dokter:  "Makanya, kamu harus tahu"
Echy:     "Nggak penting kali buatku."
Dokter:  "Penting tahu, buat pengalaman...kan dulu tetanggaku terserang penyakit TBC, sampai dah mau mati bunuh diri karena terlalu putus asa melawan hidup."
Echy:    "Masa Dok, Terusssssssssssssss????????????????"
Dokter: "Terus dia sembuh dan akhirnya dia menikah dan sudah mempunyai anak satu, dulu gara-gara TBC kan dia takut menikah, takut kalau dia nggak bisa bahagia dalam hidupnya."
Echy:    "Trus,...siapa nyang menyembuhkan penyakit itu?"
Dokter: "Kamu ini selain terserang TBC juga terserang jaringan otak makanya jadi lupa ingatan, tadi aku berulang-ulang mengeluarkan kalimat yang sama di marah, lah untung diulang kalau nggak mana lah kamu tahu."
Echy:    "Kalimat apa sech Dok?"
Dokter: "Tu kan tambah parah ingatannya".
Echy:    "Dok, jangan membuang waktuku dech!"cepet bagi tahu!"
Dokter: "Yang membuang-buang waktu tu kamu, bukan aku...kalau kamu pintar dan hafal kalimat yang di ulang tadi tu waktu nggak akan terbuang sia-sia."
Echy:    "Kalau, aku pintar aku pasti jadi Dokter bahkan bisa lebih, mungkin aku bisa jadi ibunya Dokter,,,wkkwkwkwkwkwk"
Dokter: "iya, aku do'akan kamu jadi ibunya dokter, tapi sembuhkan dulu penyakit TBCmu itu...nggak mungkin kan kamu punya penyakit TBC bisa menikah? sterssss nanti jadinya"
Echy:    "Sippppp, sekarang apa. jelaskan cepat jangan tambah mengulur waktu."
Dokter: "Anggi"
Echy:    "Siapa itu?"
Dokter: "Anak saya donk"
Echy:    "Apa hubungannya dengan penyembuhan tetangga sebelah Dokter yang terserang TBC?"
Dokter: "Anggi suka aromanis kan?"
Echy:    "Iya, trusss"
Dokter: "Sering beli kalau ada pasar malam"
Echy:    "Teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssssssssssss".( keluar tanduk di kepala)
Dokter: "Saya kurang suka dengan keramaina."
Echy:    "Up to u lah"
Dokter: "Berarti saya kurang suka juga donk dengan pasar malam"
Echy:    "Iya, Dokter sukanya kuburan, pemakamam"
Dokter: "Logh kog gitu?"
Echy:    "Tentulah Dokter kan nggak suka keramaian berarti nggak suka pasar malam berarti sukanya kuburan donk."
Dokter: "Wah yang ini kamu pintar"
Echy:    "Aku pintar jadi aku bisa bunuh Dokter sekarang juga kalau nggak cepat-cepat bagi tahu jawabanya tanpa memutar-mutarkan pembicaraan, biar Dokter rasakan hal yang Dokter nggak suka yaitu di kuburan".
Dokter: "Iya iya chy jangan marah, kalau aku nggak suka pasar malam beranti aku nggak suka nemenin Anggi beli aromanis, jadi aku nyuruh tetangga sebelah untuk selalu menemani Anggi beli aromanis di pasar malam".
Echy:   "Terus apa hubungannya dengan TBC?"
Dokter "Gara-gara tetangga sebelah sering pergi ngawanin Anggi ke pasar malam jadi dia banyak kenalan dapat pacar tentunya....eh pas banget pacarnya itu serius dengan dia so akhirnya menikah dan sekarang dah punya anak. Tapi memang sech, nggak selalu baik orang yang kita kenalan di pasar malam, ada juga yang buat TBC malah jadi parah. Itu jalan singkat saja untuk dapatkan kenalan, Duduk di tepi jalan bukan dapat kenalan tapi malah dapat uang logam, Nongkrong di mall kalau nggak punya uang sama halnya tipu, Acak nomor buat jadi kenalan, nasib baik dapat nomor yang orangnya cakep plus baik kalau dapat suami orang, mati kamu bukan karena TBC tapi disiram air panas sama istrinya. bla bla bla bla bla (sampai Dokter mendengar bunyi orang mendengkur)
Echy: "zzzzttttttttttttttt".(Tidur)
Dokter: "Oh dasar anak nggak niat berobat, lagi proses berobat malah tidur".
Echy:    "Cinta"
Dokter: "Wah, obat TBC nya anak ini bukan Anggi tapi Tidur, dengan cara Tidur mungkin dia bermimpi dengan pangeran dan akhirnya sadar kalau penyakit TBC yang menyerangnya harus di musnahkan denan cara positif thinking suatu saat kamu akan mendapatkan yang terbaik buat kamu, yang menyayangi dan mencintai kamu dengan tulus. Semua akan indah pada waktunya.

Demikian perbincangan Echy dengan seorang Dokter tentang pembahasan meleyapkan penyakit TBC alias "Tekanan Batin Cinta"

1 komentar: